Sekolah Tinggi Teologi Harapan Indah

Khotbah Paskah 2026

 

Tema: “Kebangkitan Kristus Menjadi Pusat Berteologia Bermakna (1 Korintus 15:14)”

Khotbah: Pdt. Dr. Sadikun ie, M.A, M.Th (Ketua STT Harapan Indah)

Pembelajar teologi tidak hanya melihat teologi sebagai ilmu belaka, tetapi harus belajar mengenal Sang Logos yang menjadi manusia. Ilmu tidak pernah menjadi Firman (Logos), tetapi Firman (Logos) melahirkan ilmu (Logi).
TEOLOGI BERMAKNA BERPUSAT PADA KRISTUS YANG BANGKIT.
Paskah tidak sekedar perayaan, karena kita akan mundur ke belakang. Paskah adalah inti Kekristenan kita => 1 Korintus 15:4; 14.
1. Pengabsahan Jumat Agung => Bila Kristus tidak bangkit.
2. Setiap hari adalah Paskah buat orang Kristen, setiap hari adalah harinya Tuhan.
3. Efikasi (daya guna: tingkat keberhasilan suatu intervensi -> obat, vaksin, tindakan) => Jumat Agung & Paskah melawan Ibadah Lahiriah (sia-sia).
Bila kita ke gereja (melayani) => Menjadi berkat bagi orang lain terus menerus tanpa menjadi ciptaan baru dan tanpa memuliakan Tuhan, maka kita akan kehabisan “modal” dan pelayanan (Ibadah) kita berubah menjadi aktivisme dan kesibukan belaka.
Bila kita terus menerus membina diri tanpa menjadi berkat dan tidak memuliakan Tuhan, kita menjadi egois besar dan semakin jauh dari ciptaan baru. Bila kita hanya memuliakan Tuhan (dalam ibadah, doa, atau penyembahan) tanpa menjadi ciptaan baru dan tidak menjadi berkat bagi dunia, tindakan memuliakan Tuhan itu berubah menjadi ritualisme belaka yang tidak ada artinya.
KESIMPULAN.
Jadi, pelayanan (ibadah kita) :
1. Secara fungsional => Menjadi berkat.
2. Secara Secara formatif =>Menjadi Ciptaan Baru.
3. Secara Instrumental => Memuliakan Tuhan. (Energi baru => Tuhan adalah kekuatanku =>Keluaran 15:2, TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.
SELAMAT PASKAH!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *